Danau Maninjau, Keindahan Yang Berbalut Misteri

Danau Maninjau merupakan danau terluas ke sebelas di Indonesia yang memiliki keindahan yang sangat eksotis, suasana yang masih alami dan rapat dengan rimbunan pepohonan hijau  sangatlah cocok buat anda yang ingin melepaskan diri dari kebisingan , tidak sedikit yang menjadikan danau ini sebagi tempat untuk mencari ketenangan batin dan di danau yang damai inilah salah satu sastrawan ternama di Indonesia yang bernama, Buya Hamka lahir dan dibesarkan, dan karna keindahannya danau maninjau ini menjadi insppirasi bagi Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wick yang membesarkan namanya hingga saat ini.
Wisata Danau Maninjau
Wisata Danau Maninjau (via nationalgeographic.co.id)

Danau Maninjau
Danau Maninjau, ( via adefitrianola.wordpress.com)

Aktivitas Menarik di Danau Maninjau

Berlibur ke danau maninjau akan memberikan pengalaman wisata yang special dimana anda bisa berenang di air yang jernih dengan view pemandangan yang menyejukkan, bersantai di tepi danau sembari melihat indahnya kabut yang berarak yang menuruni bukit menuju danau juga sangat mengasyikkan apalagi anda bersama dengan seorang yang special pastinya akan lebih menyenangkan, tidak hanya itu anda juga bisa menyusuri indahnya danau maninjau dengan berperahu motor yang tersedia di danau tersebut.

Lihat Juga : Danau Ranu Kumbolo Mahameru, Keindahan Alam Tiada Tara

Lokasi/Alamat Danau Maninjau

Wisata danau ini berlokasi di di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.
Keindahan Danau Maninjau
Keindahan Danau Maninjau (via kidnesia.com)

Legenda dan Misteri Danau Maninjau

Danau Maninjau ini dipercaya masyarakat terbentuk akibat letusan sebuah gunung berapi yang bernama Sitinjau pada tahun silam, dan menurut cerita rakyat sebelum danau maninjau terbentukada sepuluh orang bersaudara yang ditinggal mati orangtuanya di kawasan tersebut, dan sisulung bernama kukuban, sedangkan si bungsu ialah seorang perempuan cantik yang bernama Sani, sisulung dan saudara laki-lakinya di juluki si bujang Sembilan oleh masyarakat setempat.

Mereka memiliki seorang paman yang baik hati bernama Datuk Limbatang yang memiliki anak laki-laki ganteng bernama Giran, dan pada ahirnya sani dan giran jatuh hati, si paman tersebut juga tidak keberatan akan hubungan mereka, malah paman datuk tersebut ingin menikahkan mereka, namun si sulung tidak setuju dengan hubungan mereka karna ia pernah dikalahkan sewaktu pertandingan pencak silat dan merasa dendam kepadanya, suatu ketika Giran dan Sani bertemu secara diam-diam dengan alas an karena sani tidak mau kakaknya tersinggung, tapi kukuban menguntit dari belakang dan menuduh mereka  melakukan perbuatan tak senonoh dan para wargapun percaya dengan hasutan kukuban, dan mereka mengarak giran dan sani untuk dilempar ke kawah panas gunung sitinjau sebagai  hukumannya.

Wisata Menarik Lainnya: Telaga Remis Cirebon, Keindahan Alam yang Istimewa

Dan apa yang terjadi? Sebelum mereka dilempar ke kawah, giran berdoa Ya Allah, biarkan tubuh kami hancur jika kami bersalah. Tapi kalo kami tak bersalah, ubahlah Bujang Sembilan menjadi ikan!, dan setelah mereka di lempar kekawah “Dooooor”!! Gunung Sitinjau pun meletus dengan hebatnya dan laharnya menghancurkan apapun yang dilewatinya. Bekas letusan Gunung Sitinjau berubah menjadi Danau Maninjau dan di sanalah Bujang Sembilan hidup sebagai sembilan ekor ikan.
Demikianlah Informasi tentang Danau Maninjau, Keindahan Yang Berbalut Misteri, semoga bermanfaat sebagai referensi berlibur anda..
(Referensi Pegipegi.com)

Sangat berterimakasih sekali jika sobat berkenan membagikan artikel ini dengan cara klik share dibawah ini..

Artikel JejakSandal Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Scroll to top